MULAI SAJA DULU
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Sering kali kita ingin melakukan suatu ibadah, tetapi rasa malas atau keraguan membuat langkah itu tertunda.
Padahal, salah satu cara agar hati lebih bersemangat adalah dengan mengetahui fadhilah (keutamaan) dan janji Allah di balik ibadah tersebut.
Misalnya, Anda ingin mulai membiasakan puasa sunnah Senin-Kamis.
Sebelum tidur, bacalah keutamaannya. Renungkan betapa besar balasan yang Allah siapkan bagi orang-orang yang berpuasa dengan ikhlas.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun."
(HR. Bukhari no. 2840 dan Muslim no. 1153)
Coba renungkan...
Hanya satu hari berpuasa, tetapi Allah menjanjikan perlindungan dari api neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.
Bukankah itu keuntungan yang luar biasa?
Karena itu, sebelum tidur niatkan dalam hati:
"Ya Allah, esok aku ingin menjalankan puasa sunnah karena mengharap ridha-Mu."
Bersandarlah kepada Allah dan mohonlah pertolongan-Nya. Insya Allah, Dia akan memudahkan langkah hamba yang benar-benar ingin taat kepada-Nya.
Jangan khawatir jika di awal terasa berat.
Mulailah dari satu hari.
Kemudian ulangi.
Lalu biasakan.
Sebab setiap amal yang dilakukan secara terus-menerus, meskipun sedikit, lebih dicintai Allah daripada amal yang besar tetapi hanya sesekali.
Ketika sebuah ibadah telah menjadi kebiasaan, Allah akan memberikan kemudahan. Apa yang dahulu terasa berat, perlahan akan terasa ringan. Bahkan waktu berpuasa pun seakan berlalu tanpa terasa.
Keutamaan Menjaga Amal yang Rutin
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
"Apabila seorang hamba terbiasa melakukan suatu amal saleh, kemudian ia sakit, maka Allah memerintahkan malaikat untuk tetap mencatat pahala amal yang biasa ia kerjakan ketika sehat, hingga Allah menyembuhkannya atau mewafatkannya."
(HR. Ahmad; dinilai shahih oleh Syaikh Syu'aib Al-Arnauth)
Betapa besar kasih sayang Allah.
Amal yang biasa kita lakukan tidak terputus pahalanya hanya karena sakit atau memiliki uzur yang syar'i.
Maka jangan menunggu sempurna untuk mulai beribadah.
Jangan menunggu semangat datang.
Jangan menunggu waktu yang "pas".
Mulailah hari ini. Mulailah dari yang ringan. Mulailah dengan niat yang tulus.
Karena langkah kecil yang dilakukan dengan istiqamah jauh lebih bernilai daripada rencana besar yang tidak pernah diwujudkan.
Semoga Allah ﷻ memudahkan kita untuk mencintai ibadah, mengamalkannya dengan istiqamah, dan mengumpulkan kita bersama orang-orang saleh di surga-Nya.
Āmīn Yā Rabbal 'Ālamīn. 🤲
Postingan Ummi Hayu

0 Response to "MULAI SAJA DULU"
Post a Comment